Tingkatkan Pemahaman Keagamaan, Warga Gampong Ikuti Pelatihan Fardhu Kifayah

alam upaya meningkatkan pemahaman keagamaan di tengah masyarakat, warga gampong mengikuti Pelatihan Fardhu Kifayah yang diselenggarakan di Meunasah gampong. Kegiatan ini diikuti oleh aparatur gampong, tokoh masyarakat, serta warga dari berbagai kalangan yang antusias memperdalam pengetahuan tentang tata cara pengurusan jenazah sesuai tuntunan syariat Islam.

Pelatihan tersebut menghadirkan Ustad Mizaj Iskandar dari BMK Kota Banda Aceh sebagai narasumber. Dalam penyampaiannya, Ustad Mizaj menjelaskan secara rinci makna dan hukum fardhu kifayah, serta pentingnya peran masyarakat dalam melaksanakan kewajiban kolektif ini. Ia menekankan bahwa pemahaman yang benar akan membantu masyarakat menjalankan pengurusan jenazah dengan baik dan sesuai ajaran Islam.

Materi pelatihan tidak hanya disampaikan secara teori, tetapi juga dilengkapi dengan praktik langsung. Peserta diajarkan tahapan-tahapan pengurusan jenazah mulai dari memandikan, mengkafani, menshalatkan, hingga tata cara pemakaman. Melalui metode ini, diharapkan peserta dapat memahami secara menyeluruh dan mampu mempraktikkannya apabila dibutuhkan di lingkungan gampong.

Warga yang mengikuti kegiatan ini menyambut baik pelatihan tersebut. Mereka menilai pelatihan fardhu kifayah sangat penting karena masih banyak masyarakat yang belum memahami tata cara pengurusan jenazah secara benar. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan setiap gampong memiliki sumber daya manusia yang siap dan mampu melaksanakan kewajiban fardhu kifayah secara mandiri.

Keuchik gampong dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada narasumber dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif. Ia berharap kegiatan pelatihan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan keagamaan masyarakat.

Pelatihan fardhu kifayah ini ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif antara peserta dan narasumber. Melalui kegiatan ini, gampong berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pemahaman keagamaan warga demi terciptanya masyarakat yang religius, peduli, dan saling membantu dalam menjalankan kewajiban bersama.